Pages

05 Agustus 2014

Belajar Hal-hal Baik dari Sesama



Apa yang Anda harapkan dari kehadiran sesama Anda? Apakah Anda hanya mengharapkan bantuannya? Atau lebih dari itu, Anda ingin belajar banyak hal dari sesama Anda?

Suatu hari, seekor harimau nyasar di suatu perusahaan. Karena takut akan ditemukan, ia bersembunyi di toilet perusahaan. Berhari-hari ia cukup aman bersembunyi di dalam toilet itu. Tak seorang pun memperhatikan toilet tersebut, karena jarang dipakai. Toilet itu biasanya dipakai untuk para eksekutif perusahaan.

Namun setelah beberapa hari bersembunyi, sang harimau mulai merasa lapar. Ia memutuskan untuk menyantap apa pun yang ditemukannya. Pagi itu, Kepala HRD perusahaan masuk ke toilet. Betul-betul santapan yang lezat bagi sang harimau. Setelah melihat situasi cukup aman, harimau tersebut langsung menerkam kepala HRD perusahaan itu. Berhari-hari setelah Kepala HRD hilang, ternyata perusahaan aman terkendali. Tidak terjadi masalah apa pun.

Sang harimau lapar lagi. Kali ini ia menunggu korban kedua. Ternyata, korban kedua adalah Presiden Direktur perusahaan itu yang banyak mengurusi urusan-urusan utama dalam perusahaan dan urusan penting lainnya. Ketika ia sedang menikmati aktivitas alaminya, ia pun diterkam oleh harimau itu. Setelah kejadian itu, perusahaan tetap tenang. Bahkan sampai berhari-hari setelah peristiwa itu. Tidak ada yang geger dan merasa kehilangan dengan lenyapnya Kepala HRD maupun Presiden Direktur.

Lantas, untuk ketiga kalinya setelah beberapa hari lewat, sang harimau pun lapar lagi. Pagi itu yang masuk ke toilet adalah sang office boy. Hari itu, sang office boy membersihkan toilet eksekutif tersebut. Setelah melihat situasi aman, sang harimau menerkamnya. Selang beberapa jam kemudian, perusahaan tersebut menjadi geger. Orang-orang mulai mencari sang office boy yang hilang, karena mereka membutuhkannya untuk fotokopi, mengantarkan dokumen, melayani tamu, dan urusan-urusan lainnya. Hal itu membuat mereka sibuk mencari sang office boy.

Pihak Keamanan pun dikerahkan untuk mencari sang office boy. Semua orang sibuk mencari sampai ke pelosok kantor. Justru karena sang harimau telah memakan sang office boy perusahaan menjadi geger. Harimau itu ditemukan di toilet eksekutif sedang santai-santai.

Sahabat, seseorang menjadi sangat berguna ketika dibutuhkan oleh orang lain. Ini yang sering terjadi dalam kehidupan manusia. Apalagi di zaman yang sangat pragmatis seperti sekarang ini. Ketika seseorang dirasa tidak berguna, orang itu lebih gampang disingkirkan. Tentu saja sikap seperti ini suatu sikap yang kurang baik. Setiap orang itu berguna dan berharga, karena diciptakan oleh Tuhan dengan tujuan-tujuan tertentu.

Kisah di atas mau mengatakan kepada kita bahwa semestinya setiap orang memiliki nilai-nilai dalam kehidupan ini. Orang tidak boleh membeda-bedakan martabat seseorang. Peran manusia itu berbeda-beda, tetapi martabat manusia tidak dilihat dari peran yang dimainkannya. Setiap peran yang dilakoni oleh manusia itu memberikan sukacita yang mendalam bagi kehidupan.

Peran yang berbeda-beda itu membantu kita untuk saling memperkaya kehidupan ini. Kita bisa belajar sesuatu yang baru dan baik dari sesama kita. Sesama kita tidak hanya berguna saat kita membutuhkannya. Tetapi lebih dari itu, kita menerima kehadiran dirinya sebagai manusia yang memiliki martabat yang tinggi. Sesama itu menemukan jati dirinya dengan kehadiran diri kita. sebaliknya, kita menemukan jati diri kita dengan kehadiran sesama kita.

Mari kita saling memberi dalam kehidupan ini. Dengan demikian, hidup ini menjadi semakin bermakna. Tuhan memberkati. **

Frans de Sales SCJ

Tabloid KOMUNIO/Majalah FIAT


1129

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan mengisi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.